Jakarta – Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan partainya mendukung proporsional terbuka pada Pemilu 2024. Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) sedang menguji materiil UU Nomor 7/2017 tentang pemilu proporsional terbuka.
“Pemerintah usul terbuka, DPR terbuka, apalagi partai politik 8 usulkan terbuka. Kalau sampai MK beda, setiap hari nanti demo, 5.000 orang demo tentunya,” kata Zulhas saat menyambangi kediaman Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005 – 2010 Din Syamsuddin di Jakarta Selatan, Kamis (23/2).
Zulhas menjelaskan, memilih wakil rakyat harus kenal dengan sosoknya agar tak ada intervensi dari dalam partai.
“Karena milih wakil harus tahu kan siapa wakilnya. Milih presiden ada namanya toh, milih gubernur ada orang nya, jadi milih partai siapa, DPRnya siapa, kan susah kalau enggak ada orangnya. Kalau begitu partai bisa sewenang-wenang. Jadi terbuka the best,” ujar Zulhas.
Di kesempatan yang sama, Din Syamsuddin juga menambahkan sistem proporsional terbuka merupakan pilihan yang paling demokratis bagi Indonesia.
“Kalau proporsional tertutup mengurangi nilai demokrasi maka sementara saya mendukung partai PAN dan 8 partai lain untuk tetap pertahankan proporsional terbuka,” kata Din kepada wartawan.
Sikap itu disampaikan Zulhas ketika mengunjungi kediaman Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005 – 2010 Din Syamsuddin pada Kamis (23/2).
Adapun pertemuan ini dilaksanakan di Jl. Margasatwa Raya No. 27 Pondok Labu Jakarta Selatan. Berdasarkan pantauan merdeka.com, Zulhas datang sekitar pukul 11.43 WIB dan langsung disambut oleh Din Syamsuddin.
Hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN periode 2020-2025 Farazandi Fidinansyah yang juga merupakan anak dari Din. Sedangkan Zulhas didampingi elite PAN Hilal Hamdi.
Artikel ini telah tayang di Merdeka.com dengan judul “Ketum PAN: Kalau MK Putuskan Sistem Pemilu Coblos Partai, Setiap Hari Nanti Demo”: https://www.merdeka.com/politik/ketum-pan-kalau-mk-putuskan-sistem-pemilu-coblos-partai-setiap-hari-nanti-demo.html.

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.