Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyebut kunjungan balasan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) rencananya ditunaikan bulan ini. Partai pimpinan Zulkifli Hasan alias Zulhas itu sebelumnya menyambangi Kantor DPP PDIP pada 2 Juni 2023 lalu.
“Waktu kunjungan balasan PDIP ke Kantor PAN sudah ada rencana. Nanti akan diumumkan secara resmi. Insya Allah jika cocok waktunya, bisa dilaksanakan bulan ini,” kata Viva saat dihubungi, Rabu, 12 Juli 2023.
Menurut Viva, PAN dan PDIP punya kesamaan perspektif ideologi sebagai partai nasionalis-religius dan kerakyatan. Kerja sama yang dijalin PAN dan PDIP dalam Pemilihan Kepala Daerah, kata dia, juga kerap menuai kemenangan. “PAN berharap agar ada kerja sama dengan PDIP dalam mewujudkan Indonesia baru,” kata Viva.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto menyebut persamuhan partainya dengan PDIP pada 2 Juni 2023 lalu belum menghasilkan keputusan bulat untuk menjagokan Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden. Sehingga, pertemuan lanjutan dengan PDIP mesti digelar.
Yandi menjelaskan, hingga kini ada dua sosok yang kuat sebagai kandidat capres di internal partainya. Selain Ganjar, kata dia, ada juga nama Prabowo Subianto.
Dia menyebut persamuhan dengan PDIP tidak serta merta menunjukkan bahwa PAN bakal mengusung Ganjar. Jika dalam pertemuan lanjutan ada titik temu ihwal hal-hal teknis, maka PAN kemungkinan berakhir memberikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah tersebut.
“Tapi kalau dengan diskusi secara teknis belum memenuhi titik temu, ya bisa jadi belum ada kata akhir siapa yang akan kami dukung,” kata Yandri di Kantor DPP PDIP, Jumat, 2 Juni 2023.
Kendati punya dua opsi capres, Yandri menyebut PAN hanya punya satu sosok calon wakil presiden yang diusulkan, yakni Menteri BUMN Erick Thohir. Dia menyebut persamuhan antara PAN dan PDIP tadi juga turut menyinggung ihwal usulan Erick sebagai cawapres.
Yandri mengatakan PDIP terbuka terhadap usulan itu untuk ditindaklanjuti. Kendati demikian, dia menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri punya hak prerogatif untuk menentukan sosok cawapres bagi Ganjar.
“Ya tadi saya ikut pertemuan terbatas tadi. Intinya terbuka untuk ditindaklanjuti. Makanya perlu ada pertemuan tim berikutnya. Walaupun kata Bu Mega tadi itu hak prerogatif beliau untuk menentukan siapa cawapres Mas Ganjar,” kata Yandri.
Artikel ini telah tayang di Tempo.co dengan judul “PAN akan Bertemu PDIP Bulan Ini, Berharap Bisa Jalin Kerja Sama di Pilpres 2024”: https://nasional.tempo.co/read/1747199/pan-akan-bertemu-pdip-bulan-ini-berharap-bisa-jalin-kerja-sama-di-pilpres-2024#google_vignette.

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.